Di era kemajuan teknologi
dimana orang tidak perlu capek-capek pergi kemana-mana untuk mendapatkan
informasi, hanya perlu duduk dan memegang gadget mungkin sampil memegang
camilan sudah dapat. Bahkan belanja juga bisa didapat lewat online. Sayangnya
pola hidup seperti itu yang tanpa dikuti oleh olah raga akan diikuti pula
penimbunan jaringan lemak dan kolesterol.
Jadi mulai sekarang
konsumsilah hanya makanan yang seimbang dan usahakan olah raga minimal seminggu
sekali untuk membakar lemak dalam tubuh kita. Ada beberapa makanan yang dapat
dikonsumsi untuk menurunkan kolesterol. Sedikitnya ada 10 makanan penurun
kolesterol yang bisa kita dapatkan dengan mudah.
Kacang Kedelai
Kacang
kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu,
tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang
bisa menekan LDL.
Kedelai dan turunannya memang bisa digunakan sebagai makanan penurun kolesterol, tapi ingat, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.
Kacang-kacangan
Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.
Ikan Salmon
Ikan
salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan
trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik
untuk kesehatan jantung.
The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik
The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik
Alpukat
Alpukat
adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat
tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa
menekan kalori.
Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.
Bawang Putih
Sejak
ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik
untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk
meningkatkan stamina.
Di masa modern, bawang putih dipakai sebagai makanan penurun kolesterol alami, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi. Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.
Bayam
Bayam
mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan
dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung
karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan
bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.
Margarin
Beberapa jenis
margarin bisa digunakan sebagai makanan penurun kolesterol. Misalnya margarin
dari minyak biji bunga kanola
Mede,
almon dan kenari
Lemak tak jenuh
tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah
lemak yang baik untuk kesehatan jantung.
Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.
Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.
Teh
Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks, sehingga terhindar dari pembekuan darah. Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.
Cokelat
Cokelat ternyata
sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu
banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena
mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung
zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi.Kandungan flavanoid cokelat bervariasi
tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya.
Semoga informasi tentang 10 makanan penurun kolesterol ini bermanfaat
bagi pembaca semua sehingga akan meningkatkan kualitas hidup kita dan apabila
kualitas hidup meningkat maka angka harapan hidup juga akan meningkat.
